Yang Harus Kamu Tahu Tentang Drush Drupal

Yang Harus Kamu Tahu Tentang Drush Drupal

Setiap Drupal terbaru dirilis pastinya membutuhkan versi Drush-nya sendiri. Ada perubahan yang dibawa setiap versi Drush terbaru yang dirilis, meski tidak banyak yang dibawa dari Drupal 7 ke Drupal 8. Drush Drupal 8 dapat digunakan untuk mengontrol konfigurasi baru management system. Satu perubahan yang paling terlihat adalah Drush cache-clear (cc) digabung dengan Drush registry-rebuild (rr), menjadi Drush cache-rebuild (cr) pada Drupal 8.

Mengerti Drush Drupal

Drush merupakan singkat dari Drupal Shell, yang merupakan tool bagi developer untuk bekerja menggunakan command line, tool ini memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Misalnya, ketika membangun Views dapat dengan cepat dikerjakan melalui Drupal UI. Dan beberapa tugas seperti mengekspor Views lebih cepat dikerjakan dengan command line. Drush merupakan pelengkap dari Drupal UI.

Beberapa orang juga menyebut Drush sebagai Drupal Rush karena proses kerjanya yang sangat cepat. Developer tidak perlu lagi untuk mengklik melalui menu yang ada pada Drupal. Dengan Drush, developer dapat mengimpor dan ekspor database dan fitur, clear cache dan memigrasi konten dari data feeds. Drush juga dapat meng-install modules, menjalankan update security dan menjalankan update database. Developer juga dapat menulis dan mengimplementasikan perintah Drush-nya sendiri.

Untuk mulai menggunakan Drush Drupal, ada banyak cara untuk memasangnya. Salah satunya kamu bisa dengan memasang LAMP stack (Linux, Apache, MySQL dan PHP/Phython/Perl), kemudia memasang Composer, dan baru memasang Drush.

Terdengar ribet? Mungkin tetapi setelah pertama menggunakannya, pasti akan merasakan banyak manfaat darinya. Developer Drupal harus untuk mempelajari Drush, terutama bagi mereka yang membuat kode untuk database. Mempelajari untuk menggunakan Drush Drupal seperti mempelajari bahasa asing. Karena ada banyak sekali command, dan juga banyak plug-in command dari sumber pihak ketiga.

Lebih Cepat dengan Drush Fetcher

Jika kamu mengembangkan banyak website, pastinya kamu akan melakukan tugas yang berulang. Ada commands untuk developer yang dapat membantu tugas berulangnya tersebut, salah satunya adalah Drush Fetcher. Ekstensi yang dapat secara otomatis membantu proses penyediaan website Drupal pada area lokal atau server.

Fethcer dapat melakukan setup Drupal root, mengambil kode, membuat database untuk website dan user dengan management previleges, update permissions, membuat symlinks, men-setup server configuration file dan membuat Drush alias files. Fetcher juga dapat mendukung tugas setelah instalasi.

Drush dan Fetcher dapat digunakan untuk mempermudah tugas developer tanpa perlu lagi mengklik melalui menu untuk menjalankan aksi yang diinginkan, sehingga tentunya akan menghemat lebih banyak waktu.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Drupal Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

www.cheapadultwebcam.com